berita olahraga terkini – Sekalipun Tertekan, Jerman Tetap Maju

Tamat berjaya luput sesi 16 besar, skuad Jerman diharap oleh pendukungnya semoga terus menanjak sampai putaran final. Meskipun menerima terdapat penuh tindasan, Andre Schuerrle memberitahukan keadaan timnya selalu tak terhambat. Meski pun berjaya terlepas kedudukan grup jadi pemuncak dr klasemen, tetapi Die Mannscaft kudu bekerja keras tatkala mengelak Aljazair saat episode 16 gede yg lalu.test1

Tamat tampil dgn tanpa ada gol hingga 120 menit, Jerman juga Aljazair kendati menyampaikan pertarungan pada extra time. Gol daripada Schuerrle di dalam episode itu lalu memecah buntunya Jerman & sekaligus merajang defensi kukuh dari Rais M’bolhi, kiper Aljazair yang hadir dgn apik dalam seputar pertarungan. Satu gol terusan sama Mesut Oezil lalu kian menciptakan Jerman kokoh di posisi amannya. Aljazair pun hanya mampu menanggapi satu gol aja yg dicetak oleh Abdelmoumene Djabou.

Terlepas pergi ke perempatfinal, squad Jerman bakal menghadapi tim Prancis. Les Bleus sendiri memanglah tidak lawan yang gampang, namun Schuerrle dengan rekan-rekannya diharap sanggup menguasai hadangan mereka saat tersebut.

Mengarifi ada tanggungan berat di pundaknya, Schuerrle menyebutkan jika dia bersama dengan rekan-rekannya hendak selalu siap menanggungnya. “Tatkala Anda bermain pada Piala Dunia bersama dgn Jerman, maka Anda diharap sebagai sang juara, ” kata Schuerrle laksana yg dilansir sama agen judi.

“Kami hadir di sini tak sebagai pelengkap. Detik Anda bersama dgn skuad ini, warga Jerman serta semua pendukung di dunia berekspektasi gede di dalam Anda. ” “Ini betul2 menjadi lorong bagi kami. Kami mengantongi harapan serta ambisi ini lebih atas sebelumnya sebab sekarang kami ada di dalam 8 gede, ” katanya.

Jerman benar2 berjalan sampai ke perempatfinal. Walaupun begitu, performa daripada Die Mannschaft tersebut dinilai belum cukup menggembirakan. Jerman pergi di dalam kedudukan grup oleh kemenangan 4-0 melawan Portugal. Walaupun itu pada kompetisi yang kedua pada Grup G lawan Ghana, Philipp Lahm & kawan-kawan cuma berhasilkan draw 2-2. Di laga yang ketiga lawan Amerika Serikat, Jerman hanya menang tipis 1-0. Meski demikian impak tersebut berhasil memproduksi Jerman sebagai juara grup.